TUGAS PRAKTIK INDUSTRI


KOMODITAS PERUSAHAAN TEMPAT PRAKTIK INDUSTRI

PT Bumi Pusaka (Bumpus) adalah suatu perusahaan yang menghasilkan benih atau dengan kata lain adalah suatu perusahaan yang memproduksi benih. PT ini berlokasi di Jl. Kaliurang km 11 Karang Pedak, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
PT ini memproduksi benih antara lain benih kacang panjang, buncis, mentimun, papaya, tomat, terung, dsb. Untuk mendapatkan benih tersebut, maka dilakukan riset dengan pengamatan yang membutuhkan waktu cukup lama.

Di desa ini, Bumpus mempunyai 2 jenis lahan, yaitu lahan riset / pengamatan dan lahan produksi. Sesuai dengan namanya lahan riset ini digunakan untuk mengamati tanaman mulai dari penanaman benih sampai dihasilkan benih unggul. Sedagkan lahan produksi, digunakan untuk memproduksi benih yang selajutnya akan dipasarkan. Sebelum memilih suatu varietas tanaman, dilakukan uji multi lokasi dengan menanam varietas yang diinginkan dan varietas pembanding pada satu lahan. Hal yang dibandingkan meliputi kualitas dan kuantitas kedua varietas tersebut. Varietas pembanding yang digunakan adalah varietas tanaman unggul yang sudah mendapatkan izin resmi dari Dinas Pertanian untuk diedarkan dipasaran. Tujuannya adalah untuk melihat secara nyata keunggulan dari varietas yang kita hasilkan daripada varietas pembanding.

Pada waktu kami PI, Bumpus sedang melakukan penelitian terhadap tanaman mentimun. Bumpus ingin menghasilkan varietas baru dari buah mentimun yang sedang diminati pasaran. Untuk mendapatkannya, dilakukan suatu usaha pemuliaan tanaman yaitu polinasi ( peristiwa bertemunya serbuk sari diatas kepala putik baik secara alami maupun buatan ). Polinasi ini dilakukan pada saat tanaman sedang berbunga.

Yang perlu diperhatikan pada saat melakukan polinasi mentimun adalah tangan harus steril dan berhati-hati agar tidak merusak bagian bunga terutama putik. Hal lainnya yaitu jangan memegang bakal buah terlalu keras. Karena bisa membuat bakal buah mentimun memar, sekatantara bakal buah dan bunga rusak sehingga polinasi tidak akan berhasil.
Untuk memproduksi benih dalam jumlah yang besar, Bumpus menjalin kerjasama dengan para petani.

Hal terpenting dalam memproduksi benih adalah teliti dan benih tidak tercampur dengan benih dari buah lain.